Oktober 30, 2020

Persipura masuk level AFC pacu pembangunan infrastruktur

Kabarmandala.com – Persipura melakoni laga internasional pertama di Stadion Mandala saat menjamu klub asal Thailand, Chonburi, pada babak penyisihan Grup H Piala AFC di Stadion Mandala, 13 April 2011. Tim tamu harus menginap di Hotel berbintang minimal empat dan perangkat pertandingan juga di hotel berbintang minimal empat juga. Saat itu di Jayapura sudah ada dua hotel berbintang empat hotel Aston dan Swissbell Hotel.

“Masuknya Persipura ke level AFC membuat standar lapangan harus ditingkatkan termasuk hotel berbintang dan bandara serta jalan menuju hotel,” kata pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago, kepada Jubi di Lapangan PLTD Waena Kota Jayapura, Jumat (24/1/2020).

“Untuk mencapai target juara jelas kerja keras dan dukungan doa seluruh masyarakat Papua,” katanya seraya menambahkan kerja keras dan jujur sehingga Tuhan akan menolong tim Persipura maju di tengah tantangan faktor non teknis sebagai bumbu dan harus tetap fokus dalam bertanding.

Klub berjuluk Mutiara Hitam saat masuk ke level Asian Football Confederation (AFC) menyebabkan fasilitas di Kota Jayapura harus dibenahi mulai dari Bandara Sentani, Stadion Mandala, dan hotel berbintang. Agaknya tak berlebihan kalau sepak bola dan klub Persipura memacu pembangunan infrastruktur.

Dia menambahkan musim kompetisi 2020 tim Persipura harus bekerja keras agar bisa kembali lagi ke level Asia karena tim berjuluk Mutiara Hitam pernah masuk sampai ke babak semi final.

Sebenarnya ketika Persipura masuk ke dalam level Asia, pihak pemerintah daerah khususnya Provinsi Papua mulai membenahi stadion Mandala ke level standar Asia. Bahkan saat itu tim verifikasi Asian Football Confederation (AFC) menilai Stadion Mandala di Kota Jayapura Papua, terbaik dari 18 stadion yang ada di Indonesia.

Bagi Jacksen F Tiago, pertandingan perdana di Stadion Mandala melawan Choburri sangat berkesan karena pertama kali di Kota Jayapura pertandingan level Asia berlangsung di depan pendukung Persipura di seluruh tanah Papua. Dalam pertandingan itu tim Mutiara Hitam melumatkan juara negeri Gajah dengan skor telak 3-0 masing-masing gol dilesakkan oleh Tinus Pae, Titus Bonay, dan si super sub Lukas Mandowen. Pertandingan melawan Chonburi, pelatih Jacksen menurunkan pemain muda Lukas Mandowen dalam debut pertamanya di level internasional dan langsung mencetak gol