Oktober 22, 2020

Personel gabungan TNI Polri masih siaga di Jayawijaya Antisipasi Aksi Menggagalkan Pelantikan Anggota DPRD

kabarmandala.com — Pejabat tinggi TNI/Polri di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, meningkatkan keamanan acara pelantikan anggota DPRD pada Kamis (23/1/2019). Hal ini terkait isu akan adanya upaya menggagalkan pelantikan.

Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen mengatakan telah berkoordinasi dengan Dandim 1702/Jayawijaya serta Danyonif 756 Wimane Sili untuk pengamanan acara pada Kamis (23/1/2020). “Berbagai isu dan informasi yang berkembang di tengah masyarakat bahwa ada pihak yang ingin menggagalkan pelantikan, saya selaku kapolres mengimbau agar hal itu tidak terjadi,” katanya.

Dominggus mengatakan telah memerintahkan anggotanya untuk menindak siapapun yang mencoba menggagalkan pelantikan. Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto mengatakan siap menurunkan personel sesuai permintaan untuk membantu anggota polres.

“TNI siap memberikan dukungan keamanan secara maksimal terhadap jalannya proses pelantikan DPRD Jayawijaya,” katanya. Candra mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing isu yang berkembang dan mempercayakan penegakan hukum kepada aparat TNI/polri.

Pelantikan anggota DPRD Jayawijaya tadinya direncanakan berlangsung 20 Januari 2020, namun karena SK pelantikan dari Gubernur Papua lambat diterima sehingga pelantikan mengalami penundaan. “Kami sudah mendapatkan SK itu maka kami pastikan pelantikan pada Kamis, (23/1). Besok (Rabu,22/1) diharapkan anggota dewan terpilih untuk gladiresik di Ruang Sidang DPRD,” kata Sekertaris DPRD Thony Mayor.

Thony mengatakan tamu undangan yang akan mengikuti pelantikan dibatasi jumlahnya akibat kapasitas ruang pelantikan yang tidak luas. Undangan diprioritaskan bagi istri atau suami dari anggota dewan yang akan dilantik. “Kami sudah menyurati ke polres meminta dukungan pengamanan. Seluruh persiapan pelantikan telah rampung, tinggal menunggu pelantikan,” katanya.