Desember 2, 2020

Polda Papua gagalkan penjualan senjata

kabarmandala.com — Empat orang di Kabupaten Jayapura masing-masing berinisial  MW, NT, JY dan YN ditangkap Satreskrim Direktorat Reserse Umum Polda Papua bersama Timsus Polda Papua saat melakukan transaksi jual beli senjata di BTN Gajah Mada, Senin (27/1) lalu.

Selain mengamankan 4 orang, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa senjata api laras panjang jenis AK 47 yang diduga milik aparat, uang tunai pembelian senjata api sebesar Rp 55 juta, 2 magazen AK 47, 12 butir amunisi, kendaraan roda 4 dan handphone.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal menerangkan, keempat orang tersebut ditangkap saat hendak melakukan transaksi jual beli senjata api. Penangkapan ini berdasarkan laporan yang diterima anggota di lapangan.

“Dari keempat orang yang diamankan itu, setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, ada 3 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni  NT, JY dan YN. Ketiganya sudah diamankan di Mapolda Papua,” ucap Kamal dalam keterangan persnya di Mapolda Papua, Kamis (30/1).

Saat ini, pihaknya sedang mendalami terkait dengan kepemilikan senjata AK 47 itu. Termasuk mendalami hendak dibawa kemana senjata tersebut. “Yang jelas senjata itu dijual oleh JJS dan akan dibeli oleh NT untuk selanjutnya diduga dibawa ke Yahukimo. Terkait keterlibatan KKB sedang kami dalami,” terangnya.

Dalam kasus jual beli senjata ini, Polda Papua melalui Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal membantah adanya keterlibatan oknum Polisi. “Nah, soal keterlibatan oknum anggota Polisi sedang kami dalami. Namun hingga saat ini informasi itu tidak ada,” tegas Kamal.