Oktober 28, 2020

Potensi Batubara di Papua Barat dilirik oleh beberapa investor negara luar

kabarmandala.com — Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, mengatakan, potensi pertambangan batu bara di daerah itu, telah dilirik sejumlah investor. Hal itu diungkapkan, usai melakukan pertemuan bersama para investor asal China, yang tergabung dalam Tim Rich Investment Managemen, Sabtu (2/11/2019).

Sehingga pemerintah daerah (pemda) akan semakin selektif mengeluarkan izin pengelolaan, agar kelestarian lingkungan tetap menjadi prioritas para investor. “Soal ijin, pemerintah tidak akan mempersulit, yang terpenting sesuai aturan,” ucap Dominggus.

Selain itu, Dominggus mengatakan sumber daya alam (SDA) di Papua Barat cukup tersedia, dan tentu membutuhkan investor untuk mengelolanya, agar menghasilkan pendapatan bagi daerah, masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan. “Para investor ini sebelumnya pernah datang semasa saya masih menjabat sebagai Bupati Manokwari. Namun ijin yang pernah dikeluarkan itu, perlu diperbaharui,” terang Dominggus.

Dominggus juga mengaku investor asal China ini tertarik berinvestasi di bidang perkebunan dan kehutanan, serta berkeinginan ikut lelang Perkebunan Kelapa Sawit milik PT. Youngjin yang dinyatakan pailit atau bangkut. Sementara Project Direktur Rich Investment Managemen, Orlando Honggowibowo, mengatakan selain berinvestasi dibidang pertambangan, pihaknya juga tertarik di bidang perkebunan dan kehutanan. Hanya saja yang masih ada kendala khususnya di bidang kehutanan, karena perlu dibangun industri pengelolaannya.

“Investasi ini juga perlu ada dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Dan kita juga telah berpikir soal dampak dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat,” tuturnya. “Dalam tempo satu atau dua minggu kedepan, kami akan kirim orang untuk menindaklanjuti masalah-masalah teknis yang perlu ditindaklanjuti,” tandasnya.