Home / News / Presiden Belum Jawab Permohonan Penutupan Sementara Operasional Freeport

Presiden Belum Jawab Permohonan Penutupan Sementara Operasional Freeport

kabarmandala.com — Pemerintah Kabupaten Mimika bersama DPRD Mimika beberapa waktu lalu telah mengirimkan surat permohonan kepada Presiden RI Joko Widodo untuk menutup sementara operasional PT Freeport Indonesia sebagai salah satu langkah pencegahan penyebaran virus Corona di wilayah itu.

Surat itu sendiri diketahui telah dikirim sejak Rabu (13/5) lalu, namun hingga saat ini belum ada jawaban dari Presiden.  “Sampai dengan sekarang ini surat yang kami kirim ke presiden belum ada jawaban,” kata Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Rabu (20/5).

Bupati mengungkapkan, terkait dengan permohonan untuk menutup sementara operasional PT Freeport, ada beberapa pihak yang mengatakan untuk sebaiknya tidak ditutup. “Kaitan dengan Freeport harus tutup, ada juga yang bilang tidak boleh tutup. Maka pemerintah lebih baik kita minta arahan dari Presiden, namun sampai hari ini belum ada tanggapan dari Menteri dan Presiden,” jelasnya.

Selain surat permohonan menutup sementara PT Freeport Indonesia, Pemerintah Kabupaten Mimika juga telah mengirimkan permohonan untuk pemberlakuan PSBB di Mimika dan hingga saat ini juga belum mendapatkan jawaban dari Kementerian Kesehatan.

“Dua surat ke pusat belum ada jawaban, penutupan sementara Freeport dan pemberlakuan PSBB,” katanya. Karena permohonan pemberlakuan PSBB belum dijawab sehingga saat ini pemerintah setempat melakukan pembatasan sosial diperluas dan diperketat (PSDD).

“Ini bukan kita tutup PSBB tapi tapi PSDD. Kalau PSBB maka itu pesawat dan kapal pun tidak boleh masuk, kendaraan pun kita kasih stop, mall atau ruko yang masih buka juga kita kasih stop, karyawan juga kita stop,” katanya menjelaskan.

Check Also

Berbagi kasih Pemprov Papua salurkan Sembako Untuk Warga KTP luar Jayapura

kabarmandala.com — Pemerintah Privinsi Papua melalui Dinas Sosial Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi …