Oktober 30, 2020

Presiden Harus Benar-benar Evaluasi Kondisi Papua

kabarmandala.com —┬áKomisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemerintah pusat mengevaluasi pendekatan keamanan yang ada di Papua, menyusul terus berulangnya penembakan terhadap warga sipil yang terjadi di wilayah tersebut.

“Peristiwa penembakan yang mengakibatkan ada warga atau aparat meninggal ini bukan kali ini saja, tapi sudah seringkali terjadi. Saya kira pemerintah pusat, Presiden harus mulai benar-benar mengevaluasi soal pendekatan keamanan yang ada di Papua,” ujar Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Beka menyampaikan hal tersebut usai menerima laporan dari Sekretaris II Dewan Adat Papua John Gobay terkait dugaan adanya pelanggaran HAM yang terjadi dalam operasi penegakan hukum di Kabupaten Intan Jaya dan Paniai, Papua.

John Gobay melaporkan adanya dugaan salah tembak terhadap masyarakat sipil saat terjadi kontak senjata antara pasukan TNI/Polri dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di dua kabupaten itu.

Selain itu, Beka juga menyarankan pemerintah untuk lebih serius dalam mengambil kebijakan terkait dengan pemenuhan hak ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Papua, misalnya mengenai layanan pendidikan, kesehatan, serta lapangan kerja.

“Karena apa? Dengan peristiwa ini kan tentu banyak orang yang mengungsi. Ini kan juga kehilangan mata pencaharian, pekerjaan mereka sehari-hari juga terbengkalai dan lain sebagainya. Ini yang harus segera dilakukan oleh pemerintah sebagai salah satu upaya untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Papua,” kata Beka

“Tentu saja permasalahan di Papua kita semua tahu sangat kompleks, itu hanya salah satu pendekatan saja. Tetapi Komnas HAM percaya dengan kewenangan dan mandat dan juga kemauan baik dari pemerintah pusat saat ini, persoalan Papua saya kira bisa lebih maju dan ada solusinya,” sambung dia.