Oktober 21, 2020

Ratusan munisi kaliber besar peninggalan perang dunia diamankan oleh Polda Papua Barat

kabarmandala.com — Ratusan amunisi artileri diduga peninggalan tentara pada perang dunia II ditemukan sejumlah buruh bangunan di Manokwari, Papua Barat. Amunisi tersebut terkubur di dalam tanah, dan saat ini sudah diamankan Markas Satbrimob Polda Papua Barat.

Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Mathias Krey mengatakan, selain amunisi, para pekerja bersama Tim Gegana juga menemukan detonator, selongsong serta proyektil. “Secara keseluruhan amunisi 226 buah, detonator 226 buah, selongsong sebanyak 10 buah dan proyektil ada satu. Semua sudah kami amankan agar tidak membahayakan warga, karena biasanya masih aktif,” kata Krey di Manokwari, Senin (18/11).

Senjata sisa-sisa perang tersebut ditemukan di Kampung Mestip, Arfai Gunung, saat para pekerja melakukan penggalian untuk septic tank. Pertama kali amunisi itu ditemukan oleh Dominus Weya bersama enam orang teman menggali septic tank di lokasi tersebut. Amunisi artileri itu berukuran panjang 56 cm serta diameter 2,5 inci.

Dari penemuan tersebut, seorang tukang Abdul Said berinisiatif menyampaikan informasi kepada polisi. “Dari laporan itu, anggota Brimob dan Propam Polda dan Sabhara datang untuk mengamankan TKP,” kata Krey. Semula para pekerja bangunan ini hanya menemukan 59 buah. Saat Tim Gegana tiba, penggalian diteruskan hingga memperoleh amunisi, detonator, selongsong serta proyektil yang mencapai ratusan.