Oktober 22, 2020

Satgas pamtas beri pelayanan kesehatan bukti TNI peduli kesehatan

kabarmandala.com — Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 300/BJW Pos Wambes yang dipimpin Serda Wantoro, mengupayakan terus memantau kondisi warganya dengan selalu menggelar kegiatan dengan berkeliling memberikan pelayanan kesehatan di Desa Suskun Pir-V, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua.

Disela-sela kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan Jumat (7/2/2020), Serda Wantoro mengatakan bahwa kesehatan merupakan bagian penting dalam menunjang berbagai aktivitas dengan tubuh yang sehat serta semua pencarian penghidupan demi memenuhi kebutuhan pokok bisa ditunjang dengan baik.

“Terkait hal itu, kami dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 300 selalu menggelar pelayanan kesehatan keliling untuk membantu meringankan semua keluhan penyakit yang diderita oleh warga masyarakat di Desa Suskun,” kata Serda Wantoro.

“Dengan kegiatan tersebut, setidaknya interaksi bisa tercipta dengan baik, karena dilakukan dengan mendatangi rumah warga satu persatu,” imbuhnya. Ia juga mengatakan bahwa keberadaan Puskesmas atau tempat berobat menjadi kendala bagi masyarakat di Desa Suskun. Sebab, jarak yang harus ditempuh cukup jauh serta terbatasnya transportasi yang menyulitkan warga.

“Jarak ke Puskesmas dan keterbatasan biaya pun menjadi satu dari sekian keluhan yang di sampaikan. Karena dengan penghidupan yang jauh dari kata cukup, mereka (warga) hanya mengharapkan semua penyakit yang diderita sembuh dengan sendirinya tanpa melalui proses di obati,” ungkapnya.

Pelayanan kesehatan yang diberikan TNI cukup beragam, mulai dari mengecek tensi darah, pengobatan malaria, sampai dengan bekas luka bakar yang diderita warga semuanya diberi pengobatan. “Sebelum melaksanakan tugas di perbatasan RI-PNG, Personel Satgas Yonif Raider 300 mayoritas sudah mendapatkan pelatihan kesehatan, sehingga kita datang disini sudah membawa bekal untuk melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Suskun, Yusuf Psebo, memberi apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas apa yang diberikan TNI, dalam hal ini prajurit TNI yang bertugas di wilayah perbatasan dan memberikan pelayanan kesehatan keliling secara langsung dengan menemui warga dari rumah ke rumah.

“Apa yang sudah dilakukan oleh Bapak TNI di perbatasan setidaknya bisa meringankan beban yang diderita oleh masyarakat,” ucapnya. “Saya selaku Kepala Desa juga berharap semoga kegiatan tersebut dapat berlangsung terus dan rutin, sehingga keberadaan Bapak TNI di perbatasan begitu bermakna karena dapat membantu menunjang kesehatan masyarakat,” harapnya.