Oktober 26, 2020

Satgas Pamtas Yonif 713 menemukan ranjau darat peninggalan PD II di perbatasan RI-PNG

kabarmandala.com — Sebuah ranjau darat diduga peninggalan perang dunia (PD) II ditemukan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia – Papua Nugini Yonif 713/ST Pos Muara Tami. Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Dony Gredinand menyampaikan, pukul 10.00 WIT saat personil patroli di pinggir pantai dan pegunungan sekitar perbatasan Papua Nugini bertemu dengan seorang masyarakat inisial S, lalu S memberikan informasi bahwa ditemukan benda-benda yang mencurigakan kemudian personil mendatangi lokasi.

“Laporan dari masyarakat pernah ada ledakan di lokasi itu tapi sudah puluhan tahun lalu. Kami pun menelusuri lokasi yang dimaksud dan ditemukan bahan peledak yang masih aktif, jenis ranjau darat. Personil lalu mengangkat ranjau itu perlahan dan dibawa ke Kotis Skouw,” kata Dony, Selasa (22/10).

Setelah ditinjau kembali, benda tersebut dipastikan merupakan ranjau darat yang masih aktif. “Selain ranjau tadi, kami juga menemukan helm tentara PD II, mungkin milik Inggris atau Belanda yang pernah masuk ke wilayah perbatasan Papua dan Papua Nugini, namun sudah rusak berat,” katanya.