Oktober 20, 2020

Sebaran Hoaks dan Ujaran Kebencian Soal Papua Capai 72 Ribuan Url

kabarmandala.com — Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) mengklaim hingga 12 September 2019, sebaran hoaks dan hasutan terkait isu Papua menurun hingga seribuan url. Puncak sebaran hoaks dan hasutan terkait isu Papua terjadi pada 30 Agustus 2019 dengan jumlah url mencapai 72.500.

Dalam surat tertulis Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) pada Jumat 14 September 2019, menyebutkan distribusi hoaks terus menurun hingga  42 ribu url pada 31 Agustus 2019, Lalu sebaran hoaks menurun lagi sekitar 19 ribu url pada 1 September 2019.

Pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu menyebutkan sebaran hoaks terus menurun menjadi 6.060 url hoaks dan hasutan di tanggal 6 September 2019. Menurun lagi menjadi 5515 url di tanggal 9 September 2019, 3050 url di tanggal 11 September 2019. Dalam rilis itu, Kementrian Kominfo juga menyebutkan sebaran informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi terkait dengan isu Papua terus menunjukkan tren menurun sejak 31 Agustus 2019.

Kata Ferdinandus, pemerintah kembali mengimbau semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian berbasis SARA, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk media sosial, agar situasi dan kondisi keamanan di Provinsi Papua dan Papua Barat yang hampir kondusif  dan pulih seratus persen tetap terjaga.

Sehari sebelumnya, pemerintah membuka kembali layanan data internet di Kabupaten dan Kota Jayapura secara bertahap pada Jumat 13 September 2019, mulai pukul 16.00 WIT. Lebih dari 85 persen sites atau titik di wilayah Kabupaten dan Kota Jayapura dibuka layanan data internet, setelah mempertimbangkan situasi dan kondisi keamanan di dua wilayah di Provinsi Papua tersebut yang berangsung kondusif seperti sediakala.

Ferdinandus menyebutkan kurang lebih 15 persen sites/titik di kedua wilayah masih terus dipantau dalam waktu satu atau dua hari ke depan. Sebelumnya, dari 29 Kabupaten/kota di wilayah Provinsi Papua, sebanyak 27 kabupaten yang sudah dibuka kembali layanan data internet secara keseluruhan adalah Kabupaten Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, Mappi, Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak Numfor, Yapen, Sarmi, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Nabire, Jayawijaya dan Mimika.