Mei 13, 2021

Sebarkan Hoaks Soal Status Kota Jayapura, Diancam 8 Tahun Penjara

kabarmandala.com — Beredar pesan berantai melalui media sosial bahwa status Kota Jayapura akan dinaikkan menjadi Tanggap Darurat, Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas menegaskan bahwa hal tersebut adalah hoaks. Menurut Gustav, bagi masyarakat yang menyebar berita hoaks dan mencari keuntungan dengan menaikkan barang, maka akan dikenakan Pasal 390 KUHP, menaikkan harga barang dagangan dengan menyiarkan kabar bohong dengan ancaman hukuman 8 tahun kurungan penjara.

“Sampai sejauh ini belum ada keputusan resmi Pemerintah Kota Jayapura maupun Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jayapura. Jadi saya harap masyarakat tak membuat narasi yang tak jelas sumbernya karena akan membuat panik masyarakat sendiri,” kata Gustav, Minggu, 5 April 2020.

Gustav juga mengatakan, sampai saat ini aktivitas Kota Jayapura masih sesuai dengan instruksi Wali Kota Jayapura sebelumnya, sambil melihat perkembangan kedepan sesuai penanganan dan pertimbangan yang dilakukan. “Masyarakat tak perlu panik, jika ada hal urgen silakan belanja seperlunya sebab stok pangan kita cukup. Jika tidak ada hal mendesak diimbau masyarakat di rumah saja,” ujar Gustav.