Mei 11, 2021

Seorang Satpam Jadi Penghianat, beri akses KKSB OPM lakukan aksi penembakan di area PT Freeport

kabarmandala.com — Seorang sekuriti atau Satpam PT Freeport Indonesia, Ivan Sambom ditetapkan sebagai tersangka lantaran mendukung kegiatan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Penetapan ini bermula dari penyergapan TNI-Polri ke sebuah rumah kayu yang digunakan KKSB untuk bersembunyi.

Rumah kayu yang terletak di Jalan Trans Nabire, Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Mimika, Papua tersebut, berdasarkan pemeriksaan penyidik, rupanya milik Ivan Sambom. Ivan pun diamankan saat TNI-Polri melakukan penyergapan.

“Setelah dilakukan proses pemeriksaan oleh Polres Mimika dibackup oleh tim investigasi Satgas Nemangkawi, penyidik melalui gelar perkara menetapkan Ivan Sambom sebagai tersangka dan dilakukan penahanan,” ujar Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata. Era mengungkapkan, di rumah tersebut ditemukan sejumlah senjata yang diduga digunakan oleh KKB.

“Ditemukan barang bukti berupa amunisi, senjata rakitan dan beberapa senjata tajam. Dari keterangan Ivan, barang-barang itu milik KKB yang tinggal di rumahnya,” ujar Era. Menurut Era, usai melakukan penyerangan Kantor PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana, Senin (30/3/2020) lalu, KKSB bersembunyi di rumah kayu itu.

Polres Mimika kemudian menetapkan Ivan Sambom sebagai tersangka. Era mengatakan, Ivan ditahan terkait tindak pidana memiliki, menyimpan atau menyembunyikan senjata api beserta amunisi. Penahanannya juga terkait kasus kejahatan terhadap keamanan negara (makar) dan atau kejahatan terhadap kejahatan jiwa orang lain.

“Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) Undang Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dan atau Pasal 106 KUHP jo 55 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP jo 53 KUHP,” tutur Era. Sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) menembaki kantor PT Freeport Indonesia, Senin (30/3/2020). Akibatnya, seorang karyawan PT Freeport Indonesia yang merupakan warga negara asing (WNA) tewas.

Korban tewas berinisial GTW (57) yang merupakan warga negara Selandia Baru. Penembakan tersebut juga mengakibatkan dua WNI yang juga karyawan Freeport mengalami luka-luka. Keduanya berinisial JMB (49) dan US (52). Korban berinisial JMB mengalami luka karena tembakan pada perut bagian kanan dan paha bagian kanan.

Sementara itu, korban US mengalami luka pada siku kanan dan punggung. Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, polisi masih mengejar anggota KKB yang diduga melakukan penembakan tersebut. “Saat ini personil gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Joni Botak,” ucap Kamal melalui keterangan tertulis, Senin.