November 30, 2020

Sidang kasus kerusuhan diperiksa tanpa ada intimidasi

kabarmandala.com — Sidang kasus kerusuhan yang terjadi pada tanggal 29 Agustus 2019 di Jayapura kembali lagi digelar di Pengadilan Negeri Klas 1A Jayapura, Senin (6/1) kemarin sore. Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Maria Sitanggang, SH, MH,  dan hakim anggota Abdul Gafur Bunguin dan Muliyawan, SH, MH, Abdul Gafur Bungin, SH  agenda pemeriksaan saksi-saksi verbalisan dari penyidik Polda Papua yang melakukan pemeriksaan dan berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap terdakwa.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Adrianus. Y. Tomana, SH, MH, menghadirkan 4 orang saksi verbalisan, masing-masing, Yohanes Bage, Sarwoko, Nurjaya, dan Rizal Manam yang telah melakukan pemeriksaan dan membuat BAP terhadap 4 orang terdakwa, masing-masing Yusup Muai, Jhoni Weya, Ronald Wandik, dan Persiapan Kogoya.

Saksi verbalisan, Yohanes Bage, mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan di ruang Direskrimsus Polda Papua. Pemeriksaan dilakukan dalam bentuk tanya jawab. Dimana penyidik melakukan pertanyaan dan terdakwa menjawab. Menurut Yohanes, dalam pemeriksaan yang dilakukan tidak ada unsur paksaan, intimidasi, tetapi pemeriksaan dilakukan dengan bebas, dan santai.