Oktober 21, 2020

Simulasi pengamanan PON 2020 dilakukan oleh Kodam Cenderawasih

kabarmandala.com — Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Irham Waroihan membuka latihan Operasi Pengamanan VVIP di wilayah Papua dalam rangka mendukung tugas pokok TNI dan mensukseskan pengamanan PON XX Papua. Senin, (02/03)

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto dalam keterangan tertulis,Senin, latihan tersebut dihadiri langsung Dankodiklat TNI Mayjen TNI Kasim Genawai bersama rombongan selaku Tim Pengawas Pusat dan latihan tersebut akan berlangsung selama 5 hari yaitu dari tanggal 2-6 Maret 2020.

Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen Irham mengatakan,tujuan dilakukan latihan ini untuk mencegah dan menanggulangi setiap ancaman terhadap objek dan personel untuk pengamanan para pejabat penting atau Very Very Important Person (VVIP).

“Saya selaku Komandan Latihan menekankan kepada seluruh personil yang melakukan latihan harus secara serius dan bersungguh-sungguh sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing,”ungkap Kasdam Brigjen Irham. Kasdam juga meminta agar selalu memperhatikan faktor keamanan personel maupun materil yang menjadi tanggung jawab masing-masing satuan tugas.

“Kami berharap selama berlangsungnya seluruh rangkaian kegiatan latihan ini tidak menemui kendala serta dapat berjalan dengan aman dan lancar,”harap Kasdam. Menurut Kasdam latihan ini juga digunakan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel TNI AD untuk pengamanan VVIP.

“Apalagi di tahun 2020 ini akan digelar kegiatan yang berskala Nasional yaitu penyelenggaraan PON XX di Papua, yang tidak menutup kemungkinan akan ada banyak pejabat dari pemerintahan hadir dan menyaksikan secara langsung setiap pertandingan PON XX di Papua ini, sehingga akan memerlukan pengamanan yang bersifat ekstra,”ujar Kasdam.

Kasdam menjelaskan bahwa akan ada beberapa materi yang diberikan antara lain Pengetahuan HAM, Pengerahuan Operasi Pengamanan VVIP dan mekanismenya, dan taktik meloloskan diri serta teknik evakuasi di Darat, Laut maupun Udara. Selain itu, juga ada Pengamanan Rute, Pengawalan Protokoler Kenegaraan, Teknik pengawalan bermotor atas ancaman dan gangguan, teknis mengatasi Bom bunuh diri dan masih banyak materi lainnya yang akan diberikan.