Oktober 28, 2020

Tertangkap basah bawa ganja kurir ditangkap di Jayapura

kabarmandala.com — Pemuda berinisial MB (21), yang merupakan kurir ganja asal Kota Sorong, Papua Barat, ditangkap aparat Polresta Jayapura Kota saat hendak membawa 3,2 Kg daun ganja kering ke Sorong, sebelum naik kapal Pelni di Pelabuhan Jayapura, Jumat (3/1/20).

Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustaf R. Urbinas mengungkapkan bahwa tersangka disuruh oleh HM untuk berangkat dari Sorong ke Jayapura menggunakan pesawat Lion Air untuk mengambil Narkotika jenis ganja dari seorang warga PNG.

“Tersangka mau disuruh ke Jayapura mengambil ganja dan membawa balik ke Sorong karena tersangka dijanjikan uang sejumlah Rp. 2 juta oleh saudara HM,” ungkap Kapolresta didampingi Kasatres Narkoba, Iptu Julkifli Sinaga, S.IK, dan Kasubag Humas, AKP Jahja Rumra kepada wartawan di ruang Humas Polresta Jayapura Kota, Senin (06/01/20).

Dari tangan tersangka, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa ganja seberat 3,2 Kg yang siap jual dan dikemas dalam 110 plastik bening. Selain itu, juga menyita barang bukti tiga kantong plastik merah untuk memgemas ganja, satu buah tas ransel warna hitam, satu lembar tiket KM Dobonsolo tujuan Sorong dan HP Nokia warna biru.

Tentang kronologis tersangka MB hingga tertangkap, Kapolres menceritakan, bahwa tersangka berangkat dari Sorong pada Rabu (1/1/20) menggunakan pesawat Lion Air, yang difasilitasi tiket pesawat dan uang saku Rp 500 ribu. Selama di Jayapura, MB tinggal menumpang di salah satu kamar milik mahasiswa di Asrama Sorong Selatan, di Waena, Distrik Heram, Kotamadya Jayapura.

Pada Kamis (2/1/20) siang, MB ditelepon BB dan diarahkan untuk menuju mata jalan Kampung Tiba Tiba, Abepura, dan menunggu telepon dari adiknya BB. Setelah ditelepon oleh seseorang yang belum dikenalnya untuk menanyakan posisi, tidak lama kemudian MB didatangi seseorang dan menyerahkan sebuah tas, lalu MB ditinggalkan begitu saja. MB pun kemudian kembali ke Asrama Sorong Selatan menggunakan angkutan umum, dan beristirahat.

“Pada Hari Jumat tanggal 03 Januari 2020 sekitar pukul 09.00 WIT, tersangka tiba di Pelabuhan Jayapura untuk naik Kapal Dobonsolo menuju Sorong,” cerita Kapolresta lebih lanjut. Saat memasuki pintu pemeriksaan tiket, saat tersangka di pintu pemeriksaan tiket, anggota Opsnal Satuan Narkoba mencurigai gerak-gerik pelaku, sehingga anggota melakukan pemeriksaan barang bawaan pelaku dan menemukan tiga paketan yang telah dilakban cokelat.

“Setelah dibuka salah satu paketan tersebut berisi Narkotika jenis ganja,” jelas Kapolresta. Tersangka MB pun langsung digiring ke Mapolresta Jayapura Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kepada tersangka MB, penyidik Satres Narkoba Polresta Jayapura Kota menjerat dengan Pasal 111 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Tersangka yang terdeteksi positif pemakai Narkotika tersebut, kata Kapolres, merupakan jaringan bandar Narkoba antar provinsi, yang rencananya narkotika jenis ganja tersebut akan diedarkan di Kota Sorong dan sekitarnya. Untuk harga lnya, kata Kapolres, per bungkus kantong plastik bening dengan berat sekitar 30 gram, dijual di wilayah Sorong seharga Rp 1 juta. Dan tentang warga PNG berinisial BB maupun HM yang menyuruh tersangka MB, masih dilakukan penyelidikan oleh Polisi.