Oktober 23, 2020

TGPF Ungkap Kondisi di Intan Jaya Masih Rawan: Terjadi Tembak-Menembak

Kabarmandala.com – Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya Benny Mamoto menyampaikan kondisi terkini di Intan Jaya, Papua pasca peristiwa penembakan TGPF oleh KKB. Benny menyebut saat ini situasi di Distrik Hitadipa maupun Sugapa masih rawan.

“Perlu kami sampaikan bahwa situasi di Sugapa maupun Hitadipa masih cukup rawan,” kata Benny lewat keterangannya melalui video singkat, Minggu (11/10/2020).

Benny mengatakan, siang tadi masih terjadi tembak-menembak dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) dengan aparat di Hitadipa. Kondisi yang sama, sebut Benny, juga belum lama terjadi di sekitar Polsek Sugapa.
“Tadi siang masih terjadi tembak-menembak di Hitadipa dan belum lama ini terjadi penembakan di belakang kantor Polsek Sugapa,” ujar Benny.

Meski begitu, Benny menegaskan aktivitas TGPF masih berlanjut. Dia tetap berkomitmen untuk menuntaskan kasus-kasus penembakan yang terjadi di Intan Jaya selama September 2020, termasuk penembakan terhadap Pendeta Yeremia Zanambani di Hitadipa, sesuai target yang sudah ditetapkan.

“Aktivitas kami terus berjalan, pemeriksaan saksi-saksi terus berjalan dan kami mengejar waktu. Mudah-mudahan sampai malam ini kami bisa memaksimalkan target yang sudah kami tetapkan,” ungkap Benny.

Sebelumnya, Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya Benny Mamoto menyampaikan saat ini timnya dalam keadaan baik. Benny mengungkapkan timnya sempat syok saat dihadang dan ditembaki oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua.

“Keadaan anggota tim saat ini kondisinya sudah baik. Kemarin memang wajarlah kalau agak syok, tapi sekarang sudah pulih kembali, semangat tetap tinggi, dan kita sama-sama commit (berkomitmen) harus menyelesaikan tugas ini dengan baik,” kata Benny melalui rekaman suara yang diterima detikcom, Sabtu (10/10/2020).

TGPF penembakan di Intan Jaya, Papua, ditembaki KKB usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Penembakan terjadi di daerah Kampung Mamba Bawah, Distrik Hipadita, Intan Jaya, Jumat (9/10) pukul 15.30 WIT. Saat itu TGPF sedang kembali dari Distrik Hitadipa menuju ke Sugapa.