Desember 4, 2020

TNI Minta Polri Proses Hukum Jubir OPM Sabby Sambom karena Sebar Hoaks tentang Papua

kabarmandala.com — Kodam XVII/Cenderawasih meminta Kepolisian Daerah Papua memproses hukum Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sabby Sambom atas tuduhan menyebarkan hoaks. Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab dituding telah melakukan kontak telepon dengan salah satu pimpinan kelompok separatis, Lekagak Talenggen, seperti dirilis dalam media The TPNPB News.

“Pangdam XVII/Cenderawasih TIDAK PERNAH melakukan kontak telepon dengan Lekagak Talenggen,” tegas Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Cpl Eko Daryanto dalam siaran persnya, Ahad (8/3). Menurut Eko, tindakan Sabby Sambom dengan mencatut jabatan Pangdam XVII/Cenderawasih dalam rilisnya telah mencemarkan nama baik Pangdam XVII/Cenderawasih maupun Kodam XVII/Cenderawasih.

“Yang bersangkutan (Sabby Sembom) tidak pernah melihat langsung situasi Tembagapura, selain mendapatkan informasi sepihak dari Lekagak Talenggen,” kata Eko. Ia menyebut, Lekagak Talenggen bersama dengan Sabby Sambom telah berkali-kali melakukan pembohongan publik demi mencari popularitas pribadi. Dia pun meminta Polri menegakan hukum terhadap yang bersangkutan.

“Sabby Sambom saat ini diketahui berada di wilayah Papua New Guinea, maka itu kami meminta institusi Polri untuk berkoordinasi dengan otoritas pemerintah PNG agar melakukan upaya penegakan hukum terhadap Sabby Sambom,” pungkasnya.