Desember 2, 2020

Tradisi unik purna tugas Satgas Yonif 328

kabarmandala.com — Untuk mengakhiri masa tugas dalam menjaga wilayah perbatasan RI-PNG, Komandan Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) dianugerahi upacara adat piring. Upacara adat injak piring di tuntut oleh Kepala Adm. PLBN Skouw Bapak Yan Z. Numberi, dengan dihadiri seluruh prajurit Satgas pamtas Yonif PR 328/DGH. pada Kamis, (15/08/2019). Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) mengatakan bahwa pengukuhan sebagai bagian dari Papua merupakan penghargaan yang diberikan atas dedikasi tugas Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH.

Mayor Erwin mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan dengan menjadikan Satgas bagian dari orang Papua. “Kami merasa sangat terhormat dan bangga telah menjadi bagian dari orang Papua,” ungkap Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH. Sementara itu, Yan Z. Numberi juga mengatakan bahwa dirinya selaku anak adat dari Suku Saereri mendapatkan tugas untuk melakukan ritual adat dengan meminta izin kepada leluhur untuk menempatkan Satgas sebagai bagian dari orang Papua.

“Kami ingin hari ini, Satuan Yonif PR 328/DGH sebelum kembali untuk menjadikan bagian dari orang Papua yaitu dengan ritual injak piring,” ucap Bapak Yan. Acara tradisi dilakukan didepan Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH dengan diawali injak piring yang dilakukan oleh Dansatgas dan pemberian gelang secara simbolis kepada Dansatgas.