Oktober 20, 2020

Ucapan Rasa terima Kasih Menyelamatkan Anaknya kepada Prajurit Siswa TNI AD

Kabarmandala.com – Pasca aksi heroik yang dilakukan prajurit siswa atas nama Wehelmus Rumbarar, Ibu Nurhaidah (38) bersama putrinya Nurul Asmirah (17) yang pada 26 Januari lalu hampir tenggelam, Selasa (28/1/2020), mendatangi Mako Rindam XVII/Cenderawasih di Ifar Gunung untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Komandan Rindam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Heri Prakosa.

Rasa haru dan ungkapan syukur pada Tuhan Yang Maha Esa tidak terbendung oleh Ibu Nurhaidah, sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan putri kesayangannya Nurul Asmirah, yang dirasa hidup kembali dari kematian.

Sebagaimana diketahui, aksi penyelamatan yang dilakukan prajurit siswa Wehelmus Rumbarar berawal saat pasangan muda mudi Hidayat Arfan dan Nurul Asmirah melakukan rekreasi di pantai Hamadi, pada Minggu, 26 Januari 2020. Saat berenang di pantai, kedua muda mudi ini tergulung dan terseret arus ombak ke bagian tengah pantai hingga sejauh kurang lebih 50 meter dari bibir pantai.

Selanjutnya, prajurit siswa Wehelmus Rumbarar yang berada di lokasi itu, sempat melihat lambaian tangan korban dan mendengar sayup teriakan minta tolong. Spontan, naluri yang dimiliki prajurit siswa Wehelmus membuatnya langsung berlari dan mengambil pelepah daun kelapa. Hal itu lantaran tidak menemukan adanya tali untuk digunakan menolong korban.

Pelepah daun kelapa kemudian dibawa Wehelmus lalu menyelam sejauh kurang lebih dari 30 meter, untuk menghindari arus deras di permukaan air. Kemudian pelepah daun kelapa tersebut dililit dan diikat ke bagian lengan korban Nurul Asmirah untuk ditarik ke bibir pantai.

Sesaat kemudian, Wehelmus kembali menyelam untuk menolong korban saudara Hidayat Arfan yang sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri. Diketahui bahwa, kepala Hidayat sempat terbentur batu karang hingga membuatnya pingsan.

Setelah berhasil diselamatkan, kedua korban langsung di evakuasi ke Rumah Sakit TNI AL Hamadi, Jayapura untuk penanganan medis lebih lanjut. Hingga saat ini, Hidayat masih di rawat di rumah sakit tersebut.

Atas aksi penyelamatan ini, Komandan Rindam XVII/Cenderawasih memberikan piagam penghargaan kepada prajurit siswa Wehelmus Rumbarar atas dedikasi, semangat dan naluri yang dimilikinya untuk memberikan pertolongan kepada sesama. Pemberian penghargaan ini dilaksanakan dalam suatu rangkaian upacara sederhana di lapangan Pancasila Rindam XVII/Cenderawasih.

Dalam upacara tersebut, Komandan Rindam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Heri Prakosa menyampaikan bahwa, yang dilakukan Wehelmus merupakan wujud perbuatan mulia yang pantas di teladani bersama.

“Karena di zaman seperti ini, bisa saja kita punya kesempatan untuk menolong, tapi tidak punya kemauan karena takut dijadikan sebagai saksi, tidak punya waktu atau alasan lain. Hingga perbuatan seperti ini menyadarkan kita kembali untuk senantiasa peduli dan senantiasa berbuat terbaik dalam keseharian,” kata Kolonel Inf Heri Prakosa dalam rilis yang diterbitkan Pendam XVII/Cenderawasih, Selasa (28/1/2020).

Sesaat setelah upacara, ibunda dari korban selamat Nurul Asmirah, Ibu Nurhaidah, mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Komandan Rindam XVII/Cenderawasih dan prajurit siswa Wehelmus Rumbarar.

Ibu Nurhaidah berharap, setelah kejadian ini agar tali silaturahmi terus terjalin sebagai keluarga. Sebagai orang tua korban sangat berterima kasih kepada Wehelmus Rumbarar karena telah menyelamatkan anaknya.

“Syukur kepada Allah SWT yang sudah mengirimkan anak Wehelmus untuk menolong Mirah yang hampir tenggelam,” ucap Ibu Nurhaidah sambil menitikkan air mata.