November 30, 2020

Wacana Pilkada Papua akan Dikembalikan ke DPRP.

kabarmandala.com — Wakil Ketua I DPC PDIP Bidang Organisasi Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Nehemmia Isir merespons wacana pemilihan kepala daerah Papua dan Papua Barat tidak lagi dilakukan secara langsung, atau melalui pemilihan umum. Ada dua opsi dalam wacana tersebut, pertama yaitu kepala daerah dipilih Majelis Rakyat Papua (MRP), dan kedua adalah kepala daerah dipilih kembali oleh Dewan Pimpinan Rakyat (DPR) Papua.

“Kalau (kepala daerah-red) kembali ke DPR yang pilih, kelihatannya masuk akal juga,” kata Nehemia. Bukan tanpa sebab Nehemia menyetujui wacana tersebut. Dia mengungkapkan alasan itu bisa saja terjadi di Papua. “Karena dilihat dari sisi tingkat konflik sosial yang terjadi Papua itu lebih besar, kalau disbanding pemilu pemilu sebelumnya yang dipilih DPR, itu proses pemerintahan berjalan aman,” terang dia.

Meski demikian, Nehemia menilai apa yang terjadi di Papua belakangan hari ini dapat menjadi proses pembelajaran. Apalagi, Nehemia juga masih berusia 35 tahun, dan mengaku baru bergabung dengan PDIP dalam kurun waktu satu tahun belakangan.

“Demokrasi ini tidak boleh mundur, harus maju terus,” ungkap Anggota DPRD Kabupaten Maybrat ini. Raker Nasional PDIP kali ini, kata dia, juga tidak membahas banyak persoalan Papua Barat dan Papua. Menurut dia, semua arahan internal partai berada satu pintu dari setiap ketua DPC di masing-masing wilayah.