Januari 20, 2021

Wali Kota Jayapura dituntut oleh pemilik hak Ulayat

kabarmandala.com — Kepala Suku Injerauw Hassor Gerson Y Hasor menyesalkan sikap Wali Kota Jayapura yang tidak menepati janjinya kepada masyatakatnya sendiri.  Pihaknya menilai bahwa pemerintah siap membayar hak tanah masyarakat adat tapi sampai saat ini tidak juga dipenuhi.

Diceritakan sejak awal ingin dilakukan peresmian dirinya di telepon wali kota ulang – ulang agar tidak ada pemalangan dan rencana mau lunaskan tapi sekarang malah diirnya dan masyarakat diabaikan, meski sudah dihubungi berkali-kali tapi wali kota tidak jawab.

“Tapi waktu peresmian wali kota telepon saya berkali agar tidak ada pemalangan mulai dari tanggal 24 Oktober tapi sampai dengan saat ini wali kota tidak balas SMS dan telepon saya ada kesengajaan, malas tahu seharunya wali kota sebagai anak adat duduk bicarakan ini baik dengan kami masyarakarnya sendiri bukan malah buat kami  kewalahan  telepon dan berkomunikasi seperti ini, maka wajar saja kami menuntut hal ini,” kata Hasor.

Dikatakan jembatan yang hari ini dinikmati masyarakat banyak harus dipahami bahwa hak masyarakat adat belum ada pelunasan sehingga permintaan ini wajar saja pihaknya sampaikan. “Kami menunggu ucapan wali kota yang tidak pasti dan masyarakat nikmati  jembatan di tanah kami,” katanya.