Juni 14, 2021

WALIKOTA JAYAPURA SECARA TEGAS MENYATAKAN “KAMI MASYARAKAT ADAT PORT NUMBAY CINTA DAMAI TIDAK MENGHARGAI TATANAN ADAT KAMI, MAKA SILAHKAN PULANG KE TEMPAT ASAL“

kabarmandala.com — Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano satu-satunya anak asli Port Numbay yang menjadi Walikota ini mengatakan, perbuatan anarkis yang dibuat sekelompok masyarakat di Kota Jayapura membuatnya sedih dan sakit hati. Sudah banyak yang tercapai di Kota Jayapura toleransi antar umat beragama, kelompok, golongan, perbaikan,  pembenahan tata kelola pemerintahan, ekonomi, sosial, politik dan perubahan infrastruktur di kota Jayapura.

Hal yang telah dirasakan seluruh elemen masyarakat Port. Numbay mulai di rusak oleh sebuah kelompok yang tidak bertanggung jawab. Mereka yang tidak bertangung jawab ini melakukan aksi dengan perusakan sekolah, pembakaran gedung hingga melaksanakan pembunuhan antar sesama.

Dalam kesempatan ini BTM menjelaskan sebagai Adat Port Numbay yang dikenal ramah di kancah dunia, kita harusnya mengimplementasikan keluhuran, keramah-tamahan adat dan saling menghargai antar sesama untuk terwujudnya keutuhan persatuan. “Siapa pun kalian kalau ada yang niat dan aksi untuk merusak dengan kekerasan, membakar gedung dan melakukan aksi membunuh antar sesama silahkan kalian keluar dari Port  Numbay!, Port Numbay adalah sebuah surga kecil yang jatuh ke bumi dan  tanah injil anugerah dari Allah.” Pungkas BTM.

Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano dengan tegas menyatakan “KAMI MASYARAKAT ADAT PORT NUMBAY CINTA DAMAI TIDAK MENGHARGAI TATANAN ADAT KAMI, MAKA SILAHKAN PULANG KE TEMPAT ASAL “

Masyarakat Port Numbay agar tidak mudah terprovokasi dan selalu menjaga kedamaian di tanah Papua. Tidak boleh lagi ada aksi unjuk rasa dalam bentuk apa pun karena Port Numbay  merupakan tanah damai dan bermartabat.