Oktober 20, 2020

Wapres menyatakan Akses ke Papua Ditutup untuk Mencegah Masuk Orang yang terinveksi Corona

kabarmandala.com —¬†Seluruh akses masuk ke Papua, baik itu dari pelabuhan dan bandara ditutup demi mencegah meluasnya penularan virus corona di Papua. Terkait hal ini, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan kebijakan tersebut bersifat sementara.¬†“Saya kira itu kebijakan sementara saja, tidak dalam pengertian lockdown,” kata Ma’ruf lewat teleconference, Kamis (26/3).

Ma’ruf mengatakan kebijakan tersebut untuk mencegah masuknya masyarakat yang bisa saja menjadi carrier atau membawa virus corona dan menularkannya kepada orang lain. Apalagi jumlah ODP dan PDP corona di Papua terus meningkat. “Tapi untuk membatasi saya kira, untuk mencegah masuknya orang-orang yang diduga atau dikhawatirkan memberikan penularan corona. Untuk menjaga supaya masyarakat di sana tidak bertambah karena mereka tentu akan fokus menangani, mencegah terjadinya yang ada di Papua itu sendiri,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memutuskan menutup bandara di Papua sebagai antisipasi penyebaran virus corona. Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan Pemprov Papua dalam Surat Nomor 440/3812/SET terkait Pencegahan, Pengendalian, dan Penanggulangan Coronavirus Disease di Provinsi Papua yang dikeluarkan 24 Maret.

“Bandar Udara sebagai pintu masuk wilayah Papua dinyatakan ditutup untuk penerbangan penumpang sejak tanggal 26 Maret 2020 pukul 00.00 WIT sampai dengan 9 April 2020 pukul 24.00 WIT,” ujar Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X, Usman Effendi, dalam keterangannya, Kamis (26/3).¬†Pelayaran kapal penumpang di pintu-pintu masuk Papua juga ditutup mulai malam ini.