Oktober 26, 2020

Wilayah Papua terpantau aman ari gerakan 1 Desember

kabarmandala.com  — Kepolisian Daerah atau Polda Papua menyatakan situasi di Papua secara umum aman pada 1 Desember, yang selama ini diperingati sebagian warga Papua sebagai hari kemerdekaan Papua Barat. Kapolda Papua, Irjen Ppl Paulus Waterpauw mengatakan tak ada aksi dari kelompok masyarakat atau organisasi tertentu yang menyebabkan ketidak nyamanan dan mengganggu keamanan warga lain pada 1 Desember 2019.

“Kehadiran Bapa Presiden kemarin, Bapak Menkopolhukam, Bapak Mendagri, Bapak Kapolri, Bapak Panglima TNI dan seluruh pejabat-pejabat di Papua sangat mewarnai keamanan tersendiri,” kata Irjen Paulus Waterpauw beberapa hari lalu.

Menurutnya, Polda Papua dan jajarannya berterimakasih atas dukungan pemerintah pusat dalam upaya membeckup kepolisian melakukan pengamanan di Papua, terutama dukungan bantuan pengerahan pasukan ke provinsi paling Timur Indonesia itu.

“Kami juga berterimakasih banyak pada semua stakeholder atas doanya sehingga hasil peringatan 1 Desember yang kita tahu agenda tahunan ini, bisa berjalan dengan kondusif, aman dan terkendali,” ujarnya. Pada peringatan 1 Desember di Papua kata Kapolda, ada kelompok masyarakat di beberapa daerah yang menggelar ibadah bersama di area terbuka. Akan tetapi ibadah berjalan aman dan terkendali hingga selesai.

Misalnya di Kabupaten Dogiyai, ada sekelompok masyarakat yang diduga dikomandai oleh Komite Nasional Papua Barat atau KNPB mengajukan permohonan izin kepada polisi untuk ibadah di lapangan pada Minggu (1/12). Akan tetapi karena waktunya sangat mendadak kepolisian tidak dapat mengeluarkan izin. Meski begitu sekelompok warga tersebut tetap melakukan ibadah, dengan pengamanan kepolisian. “Mereka hanya betul ibadah dan kemudian membubarkan diri. Ada sedikit orasi tapi prinsipnya itu bagian daripada mereka,” ucapnya.